Pilih Warna Kesukaan Anda

Efek Blog
Just a little place where i spend my lost time.... -->

Sabtu, 07 Juni 2014

DAMPAK KEMAJUAN TEKNOLOGI GAME TERHADAP EKSISTENSI PERMAINAN TRADISIONAL

Bila kita bicara soal game, pasti siapa yang tidak mengetahuinya. Semua orang di penjuru dunia pasti pernah memainkan yang namanya “game.” Seiring berkembangnya zaman, game pun juga mengalami proses pengembangan yang pesat sampai detik ini, dari mulai segi tampilan, efek visualisas, hingga cara pemakaian.
Bila kita membahas sedikit, “wajah” game pada jaman dahulu bisa dibilang masih biasa saja atau mungkin sangat sederhana. Bagaimana tidak, di zaman yang belum mempunyai kecanggihan dalam hal teknologi perangkat nya, tampilan game masih sangat sederhana. Terlihat dengan tampilannya yang masih berupa 8 bit atau 16 bit. Efek yang dihasilkan dari game yang ada pada saat itu pun masih sangat sedikit atau bahkan tidak ada. Kita bisa ambil contoh seperti game-game keluaran produsen game terkenal seperti “Nintendo” seperti  game Super Mario ataupun Contra. Tampilan kedua game tersebut masih sangat sederhana dan tidak banyak penambahan efek dalam game tersebut.

Atau jika ingin menelisik lebih ke belakang lagi, game yang pertama kali muncul di pasaran yaitu game “Tennis”. Mungkin di zaman sekarang anda tidak akan pernah bisa lagi menemukannya. Tapi jika kita melihat beberapa screenshot yang ada, terlihat game Tennis sangat jauh dari kesan mengagumkan dalam segi tampilan. Buktinya, tampilan yang masih berupa hitam putih dan karakter nya di kemas dalam bentuk tampilan 16 bit.

Dari beberapa penjelasan contoh di atas, bahwa dapat kita simpulkan bahwa game yang terdahulu sudah jauh berganti “wajah” dengan game yang ada sekarang. Sebuah evolusi yang sangat mengagumkan. Tidak kaget karena di zaman yang sekarang ini kemajuan perangkat teknologi komputer sudah sangat memadai.
Namun ada faktor lain, yang menyebabkan wajah dari game tersebut cepat berevolusi, yaitu dari segi pengembang. Zaman dahulu masih sangat jarang pengembang-pengembang yang menghabiskan waktu dan pikirannya untuk membuat sebuah game. Karena zaman dahulu game masih dianggap sebagai sesuatu yang baru. Namun kini, pengembang-pengembang game sudah bermunculan bak jamur yang tumbuh setelah hujan. Mereka seakan berlomba mengkreasikan sebuah game yang keren, fantastis dan menarik perhatian….

Bicara soal game, diatas telah saya uraikan mengenai sudut pandang game yang sesungguhnya. Saya akan coba mengulas sedikit mengenai perwujudan lain dari game tersebut. Masih dengan judul yang sama, namun yang membedakan adalah cara memainkannya. Ya, game yang dimaksud adalah permainan daerah atau tradisional. Permainan yang dimainkan secara langsung oleh satu atau beberapa orang dalam kehidupan nyata. Kita yang sudah tumbuh menjadi dewasa ini pasti pernah memainkan permainan tradisional seperti congklak, kelereng, ataupun gasing. Siapa yang tidak mengenal permainan-permainan tradisional yang sempat fenomenal pada zamannya itu??



Kedua nya (game console dan permainan tradisional) sama-sama mengalami evolusi. Namun, hasil dari evolusi mereka berakhir dengan hasil yang berbeda. Untuk game console sangat bisa dibilang mengalami kemajuan pesat dalam evolusinya, namun berbanding terbalik dengan evolusi dari permainan tradisional yang justru mengalami penurunan jauh. Tidak heran jika permainan tradisional mengalami penurunan, dikarena beberapa faktor yang salah satu nya adalah kemajuan game console itu sendiri. Jelas ini sangat membawa dampak yang sangat negative nan memprihatinkan karena berangsur-angsur anak-anak semakin lupa dengan permainan tradisonal dan cenderung beralih ke game console. Betapa tidak, disaat tumbuh kembang nya usia anak-anak, game console hadir dengan sejuta fantasi yang tentu saja “membius” anak-anak hingga saat ini. Suguhan tampilan yang menarik serta karakter-karakter yang lucu-lucu semakin menguatkan anak-anak untuk meninggalkan permainan tradisonal dan segera beralih ke game console.

Bahkan dampak terparah dari perkembangan game console adalah anak-anak seakan lupa dan bahkan tidak mengenali lagi permainan tradisional yang sebenarnya sudah diwariskan dari nenek moyang terdahulu. Dan keeksistensian permainan tradisional pun kini berangsur-angsur tenggelam di makan zaman karena nama nya yang sudah terlupakan dalam ingatan anak-anak.
Tidak ada yang bisa disalahkan mengapa hal ini bisa terjadi. Dampak yang timbul dari perkembangan game sudah seperti “satu paket” dengan hadirnya game-game yang lebih keren. Berbeda dengan permainan tradisional yang terkesan “monoton” bagi anak-anak, tentunya di zaman yang modern ini.

SOLUSI….

Dan kalau bicara siapa yang harus bertanggung jawab atas kejadian ini, jawabannya adalah kita semua sebagai generasi muda yang dahulu pernah merasakan nikmatnya bermain permainan tradisional bersama teman-teman sebaya. Tentu banyak cara yang bisa dilakukan oleh kita sebagai generasi muda untuk membangkitkan kembali gairah untuk memainkan permainan tradisonal kembali.
Kita sebagai generasi muda pasti memiliki segudang inovasi untuk mewujudkan itu, dari mulai mengkampanyekan lagi permainan tradisioanal itu sendiri atau bahkan bisa juga dimasukan dalam bidang ekstrakurikuler sekolah. Sah-sah saja bukan,,,yang penting niatnya positif…

Kalau saya, mungkin agak sedikit berbeda. Karena background saya adalah seorang calon programmer tentu sudah memikirkan cara jitu untuk menghidupkan kembali permainan tradisional yang sempat “tertidur” di tengah-tengah masyarakat modern. Yapp,, tentunya dengan mengaplikasikan permainan tradisional tersebut ke dalam bentuk visual yang lebih nyata dan menarik pandangan mata bagi anak-anak yang memainkan nya. Bagaimana cara nya saya bisa mengemas permainan tradisional yang selama ini dikenal oleh anak-anak yang terbilang “kuno” kini menjadi game yang menarik untuk dimainkan namun tetap dengan benang merah nya adalah permainan tradisional.

Berbagai strategi pun juga akan saya lakukan, selain memvisualisasikan ke dalam bentuk console atau dunia maya, perhatian lain juga tidak boleh luput dari pemikiran. Yaitu segi tampilan. Bukan hal yang aneh jika hal pertama yang cenderung diperhatikan oleh anak-anak adalah segi tampilan dari sebuah game itu sendiri. Anak-anak cenderung mengesampingkan permainannya namun lebih melihat tampilannya untuk pertama kali. Jika mereka suka, maka akan dimainkan. Jika tidak suka maka akan ditinggalkan begitu saja. Maka dari itu, saya harus membuat tampilan sederhana namun menarik mata anak-anak untuk memainkannya. Andaikan saya ambil contoh untuk membuat permainan tradisional yaitu “congklak.” Jelas permainan itu hanya bisa dimainkan oleh maksimal dua orang dan cara memainkannya pun mudah. Setiap pemain cukup mengambil anak biji yang tersedia dan membagi nya sama rata ke dalam tiap lubang. Siapa yang paling cepat habis anak biji nya pada lubang miliknya maka dia pemenang nya.



Setelah game terbuat, tinggal saya tentukan kemana arah game buatan saya ini akan dipasarkan, Jika melihat perkembangan masyarakat modern sekarang yang sudah terbiasa dengan yang namanya “smartphone” maka saya pun juga akan memasukan game itu agar bisa dimainkan dalam smartphone. Karena pengguna dari smartphone itu luas dan di zaman sekarang setiap anak sudah mempunyai smartphone pribadi mereka sendiri.
Sederhana bukan ide saya??Hehehe…


Banyak hal yang bisa dilakukan sebenarnya tergantung ide dan inovasi kita untuk membuat nya. Karena bidang saya tidak jauh-jauh dari komputer, maka saya akan lakukan yang sesuai dengan bidang saya. Bukan tidak mungkin jika kawan-kawan tidak satu bidang dengan saya, kalian tetap bisa membuat sesuatu yang tujuan akhirnya adalah memajukan kembali permainan tradisional di tengah masyarakat modern…^_^

Kamis, 05 Juni 2014

Super Mario Bros "Si Tukang Ledeng Berkumis Tebal"



Siapa yang tidak mengenal karakter menyerupai tukang ledeng kemudian mempunyai kumis yang cukup tebal dan memiliki topi yang berinisial huruf "M"?? Yappp...sudah tidak asing lagi, dia lah Super Mario. Karakter yang satu ini adalah karakter yang cukup fenomenal di masa nya. Hampir seluruh masyarakat pecinta game pasti pernah memainkan game ini dahulu.  

Super Mario Bros, game konsol NES (Nintendo Entertainment System). Super Mario Bros bisa dibilang game paling dikenal sepanjang sejarah Nintendo. Tidak ada game yang memiliki dampak cukup signifikan terhadap dunia seperti game satu ini, bahkan menjadi game yang membantu mengangkat industri video game di era depresi (tahun 80-an). Selama 20 tahun, Super Mario Bros menjadi game dengan penjualan tertinggi sepanjang masa, hanya dapat dilampaui oleh WII Sport yang di bundle untuk konsol WII.

Saya pun juga tidak kelewatan untuk memainkan game ini dahulu. Bisa dibayangkan, betapa sederhana nya grafis yang di tampilkan pada game ini namun malah menjadi buah bibir pada saat itu karena melejitnya game ini di pasaran. Saya mempunyai beberapa alasan mengapa game ini menjadi game favorit saya sampai detik ini, diantaranya adalah game ini adalah game yang pertama kali saya mainkan. Jadi, timbul istilah "kesan pertama adalah segalanya." Itulah yang terjadi antara saya dengan game ini. Alasan lainnya adalah game ini sangat mudah dalam hal pengoperasiannya juga tidak banyak fitur yang aneh-aneh.

Nah jika saya sudah menerangkan alasan mengapa saya menyukai game ini, yang berikutnya adalah saya akan menjelaskan secara singkat tentang game ini mulai dari sejarah, cara memainkan, kelebihan serta kekurangan untuk game ini. Yukkk di simak yaaa......


Sejarah....

Mario pertama kali muncul dalam game Donkey Kong. Pertama kali kemunculannya Mario belum memiliki nama panggilan, Mario hanya dipanggil dengan nama "Jumpman". tadinya Mario dipanggil dengan nama Mr.Video Game di Jepang. Nama Mario diberikan karena karakter Mario sangat mirip dengan pimpinan Nintendo Amerika yang berkebangsaan Italia yang bernama "Mario Seagle". Shigeru Miyamoto selaku pembuat game ini sadar betul kalau nama-nama Jepang akan sulit diterima masyarakat umum dan akan mengurangi kepopuleran karakter buatannya di Jepang.

Bicara soal pekerjaan, Mario yang kita kenal secara umum adalah sebagai tukang ledeng. Ternyata selidik punya selidik, Mario sebenarnya berprofesi sebagai tukang kayu. Percaya atau tidak, pekerjaannya sebagai tukang ledeng tidak pernah di bawa ke dalam game, bahkan pipa ledeng dalam game Super Mario Bros berfungsi sebagai alat transportasi. mario sebenarnya memiliki beberapa profesi lainnya, seperti dokter dalam game Dr. Mario, Arkeolog dalam game Mario Picross dan pembuat mainan dalam game Mario vs Donkey Kong 2: March of the Minis.


Bicara soal penampilan, Shigeru Miyamoto sebagai pencipta Mario memakaikan topi pada karakter Mario karena merasa kesulitan menggambar rambut pada saat itu. Selain itu mulut juga mengalami nasib yang sama, Shigeru lebih memilih memakaikan kumis tebal pada Mario karena lebih mudah digambar dibandingkan harus menggambar mulut. Mario biasanya memakai baju yang merupakan kombinasi antara kaus biru dan overall berwarna merah, tetapi pada game Super Mario Bros, kaus Mario berubah menjadi warna coklat muda. Menurut dugaan beberapa orang penggantian tersebut dimaksudkan untuk membedakan warna baju Mario dengan langit dalam game. Mario memiliki saudara kandung yang bernama Luigi. Luigi muncul pertama kali pada tahun 1983 pada game Super Mario Bros.


Bicara soal musuh, tak lengkap rasanya jika saya tidak membahas mengenai siapa musuh abadi dari Mario ini. Seperti yang sudah kita kenal sebelumnya, bahwa musuh Mario adalah Bowser, tetapi sesungguhnya Mario memiliki musuh abadi yang bernama "Wario". Nama Wario itu sendiri berasal dari gabungan kata "warui" yang artinya tidak baik dan Mario. Berbeda dengan Mario yang diciptakan oleh Shigeru Miyamoto, Wario diciptakan oleh Gunpei Yoko. Wario muncul pertama kali pada tahun 1992 dalam game Super Mario Land 2 : 6 Golden Coins sebagai musuh utama sekaligus raja terakhir game tersebut. Karakter Wario memiliki beberapa fakta unik, pertama-tama tinggi badan Wario selalu berubah-ubah dan terkadang terlihat lebih tinggi dari Mario.






Cara memainkan....

Cara memainkan game ini sangat sederhana. Pemain di berikan pilihan sebelum bermain yaitu memilih karakter mana yang akan digunakan, apakah Luigi atau Mario. Kemudia permainan di mulai dengan latar belakang kerajaan dilengkapi dengan beberapa pipa dan batu bata. Pipa tersebut bisa juga merupakan jebakan karena di dalamnya akan keluar sebeprti tanaman berduri. Jika pipa yang sebenarnya, akan masuk ke bagian bawah tanah dan di dalamnya berisi koin-koin yang bisa di kumpulkan.

Mario sendiri bisa mendapat kekuatan ekstra lebih jika ia mendapat/bisa memakan "jamur". Jamur ini bisa di temukan jika Mario memecahkan benda yang berupa kotak bergambarkan tanda tanya. Karakter mario yang pertama kali dimainkan berupa karakter mario kecil. Jika memakan 1 jamur, maka karakter akan berubah menjadi besar. Jika memakan 1 jamur lagi, maka karakter akan menjadi Mario yang memiliki kekuatan api. Namun, jika terkena musuh maka karakter mario akan kembali seperti semula yaitu kecil kembali.






Mario memiliki banyak level permainan yang dimana tiap level tersebut memiliki sub level lagi. Tingkat kesulitan tiap level memang tidak bisa di pilih, namun bisa di rasakan bahwa semakin bertambah level tingkat kesulitannya juga semakin bertambah adalah pada kehadiran musuh dan jebakan-jebakan yang muncul.

Setiap level memiliki raja terakhir dan jika berhasil memenangkannya, maka Mario akan bertemu putri cantik. Latar belakang dari Mario pun beragam, ada yang di darat, laut dan udara. Musuh-musuh di tiap level dan background punk juga berbeda....

Kelebihan....

1. Transisi scrolling stage yang begitu halus dan layar serta background bergerak sesuai posisi Mario.
2. Catchy tune yang mudah diingat dan benar-benar menyatu dengan gameplay.
3. Kontrol cukup mudah dan responsive.
4. Layar dan background bergerak sesuai posisi mario. Game pada era itu pada umumnya mempunyai single screen sehingga gameplay pada umumnya berpindah screen dan jika ada game yang memiliki screen scrolling yang sama dengan metode Super Mario, tidak ada yang memiliki transisi sehalus Super Mario Bros.

Kekurangan....

1. Untuk game pada zaman sekarang tampilan masih kurang bagus.
2. Gameplay terlalu simple untuk zaman sekarang.
3. Kualitas suara yang kurang memadai untuk zaman sekarang.

Jumat, 09 Mei 2014

ESRB (Entertainment Software Rating Board)

Bicara soal game, sudah pasti semua pernah memainkannya bahkan menggemarinya. Mulai dari game yang berbentuk console sampai dengan tampilan grafis yang luar biasa kereeeen. Sejarah munculnya game sudah ada dari zaman dahulu, namun disini saya tidak akan membahas tentang sejarah dari game itu sendiri karena sudah di bahas pada artikel saya sebelumnya.

Yang akan dibahas pada artikel ini adalah mengenai beragam rating dari game itu sendiri. Sebelum masuk ke inti materinya, saya akn menyinggung sedikit mengenai materi inti pada artikel ini. Bagi sobat gamers, pastinya sebelum kita memainkan sebuah permainan, pastinya akan muncul beberapa tampilan atau gambar sampai nanti nya masuk ke dalam inti permainan. Gambar apakah yang saya maksud?? Berikut ragam gambarnya......(kenali ya sobat gamerssss ^_^)


Nah,,,gimana sobat gamers?? pasti pernah melihat salah satu dari labang diatas kan??? Ya...gambar diatas adalah lambang-lambang yang membahas tentang rating pada game-game yang pernah sobat mainkan dan itulah yang disebut ESRB (Entertainment Software Rating Board). Kalau begitu, langsung masuk ke inti materi nya ya sobat. Tapi saya bahas mengenai sejarah nya dulu nya sobat gamerssss...

ESRB adalah sebuah organisasi mandiri yang menetapkan sebuah regulator seperti regulasi pemberian umur dan konten pada sebuah game atau software. Tentu saja regulasi ini memaksa sebuah industri game untuk mengadopsi panduan advertising dan bertanggung jawab untuk prinsip online privacy untuk komputer, video game dan software yang lain di wilayah Amerika Serikat dan Kanada.

ESRB sendiri didirikan pada tahun 1994 oleh Entertainment Software Association (ESA) yang sebelumnya bernama Interactive Digital Software Association (IDSA). Alasan mengapa didirikannya ESRB dikarenakan munculnya beberapa konten yang memiliki unsur kekerasan atau violence pada game seperti Night Trap, Mortal Kombat (game favorit saya...hihihii), Lethal Enforcers, dan Doom serta beberapa konten kontroversial lainnya seperti unsur seksual pada saat itu.

ESRB sendiri menggunakan simbol-simbol yang menggunakan penggabungan beberapa huruf abjad yang diambil dari huruf depan judul konten yang telah mereka tentukan. Hingga saat ini setidaknya telah memakai 7 simbol untuk membedakan kategorinya.

ESRB juga menampilkan pembatasan usiam yaitu :

1. Early Chilhood (3+) = Game yang diperuntukkan anak usia dini, untuk usia 3 tahun keatas.
2. Everyone (6+) = Game yang diperuntukan semua orang, untuk usia 6 tahun keatas.
3. Everyone (10+) = Game yang diperuntukkan semua orang, untuk usia 10 tahun keatas.
4. Teen (13+) = Game yang diperuntukkan anak remaja, untuk usia 13 tahun keatas.
5. Mature (17+) = Game yang diperuntukkan orang dewasa, untuk usia 17 tahun ke atas.
6. Adults(18+) = Game yang memiliki konten dewasa, untuk usia 18 tahun keatas.

Nah,,,,setelah sobat gamerss mengetahui sedikit sejarah mengenai ESRB, yuk langsung kita bahas satu persatu arti dari lambang-lambang ESRB tersebut dan game apa saja yang memuat salah satu dari ke tujuh unsur diatas dan mengapa bisa masuk kategori tersebut. Siap???1...2....3.......

1.) 
Seperti namanya, game yang terdaftar di aktegori EC ini dianggap cocok atau bisa dimainkan untuk anank-anak antara umur 2-10 tahun. Game tersebut dimungkinkan memang dibuat dan dirancang untuk anak-anak dan biasanya memiliki unsur edukasi atau pendidikan. Biasanya game yang diberikan rating EC ini berdasarkan acara di TV untuk anak-anak. Rating ini mulai berlaku pada tahun 1994. Contoh game yang masuk kategori adalah film kartun Open Sesame Street dan Dora the Explorer.




2.)


Masih seperti pada nama ratingnya, game yang mendapatkan rating E ini biasanya adalah game yang dianggap bisa dimainkan oleh semua orang dan segala umur (everyone). Game tersebut biasanya mengandung beberapa unsur fantasi, kartun, dan beberapa unsur kekerasan ringan (mild violence) yang biasanya bisa menghibur semua kalangan. Beberapa game yang telah memiliki rating E ini adalah Mario Bros, The Legend of Zelda, Sonic Adventure dan beberapa olah raga (sports). Rating ini mulai diberlakukan pada tahun 1998.



3.)

Meskipun masih menggunakan kata Everyone, game yang mendapatkan rating E10+ ini biasanya memiliki unsur yang dianggap tidak cocok untuk dimainkan oleh anak-anak dibawah umur 10 tahun. Memang beberapa game masih mengandung unsur fantasi, kartun dan beberapa kekerasan ringan, namun beberapa unsur lain seperti memiliki adegan berdarah-darah dan memakai tema sedikit sugestif yang tentu saja unsur tersebut tidak mungkin dimainkan oleh anak-anak. Beberapa judul game yang mendapatkan rating E10+ yaitu Madagascar, Lego StarWars, Spore, dll. Rating ini pertama kali diperkenalkan pada 2 Maret 2005 untuk game Donkey Kong Jungle Beat.



4.)

Kembali kita mengarah kepada nama rating tersebut, tentu saja game yang mendapatkan rating T adalah game yang cocok dimainkan untuk anak remaja. Remaja kali ini didefinisikan adalah yang telah berumur lebih dari 13 tahun atau kata lain bahwa game tersebut bukan untuk anak dibawah umur 13 tahun. Kali ini batasan-batasan telah mulai terlihat dari sebelumnya, game-game yang mendapatkan rating T ini mengandung unsur kekerasan dan tema sugestif yang agak berat (moderate), menggunakan bahasa yang kasar dalam percakapannya dan adanya konten simulasi yang dianggap agak dewasa. Game WWE Smackdown vs Raw, The SIMS adalah contoh kecil dari game yang mendapatkan rating tersebut. rating teen mulai diberlakukan pada tahun 1994.



5.)

Rating Mature atau yang ditempat asalnya lebih dikenal dengan rating Mature 17+, trntu saja mengarahkan bahwa game yang mendapatkan rating M ini adalah game yang ditujukan untuk orang dewasa diatas umur 17 tahun. Dalam game itu, sudah tentu mengandung unsur kekerasan yang berat, seksualitas, berdarah-darah dan beberapa unsur yang memperlihatkan penggunaan alkohol, obat-obatan, dll. Beberapa penjual/pengecer game di wilayah Amerika Serikat dan Kanada memiliki kebijakan ketat bahwa seorang yang berumur dibawah 17 tahun tidak boleh membeli game berating M tanpa persetujuan rating M seperti Halo series, Dead Space, Dead or Alive, dll. Rating ini mulai diberlakukan pada tahun 1994.



6.) 

Hampir sama dengan rating M yaitu game yang berating AO ini hanya boleh dimainkan oleh yang memiliki usia lebih dari 17 tahun, namun pada rating AO ini lebih ketat lagi yaitu bahwa yang belum berumur lebih dari 17 tahun atau lebih tidak boleh memiliki game berating AO dengan alasan apapun. Game yang mendapatkan rating AO ini adalah game yang memiliki unsur kekerasan, seksualitas dan pornografi yang sangat ekstrim. Peraturan untuk rating AO ini lebih diperketat lagi setelah terjadi penolakan dan pelarangan tegas dari Nintendo, Sony dan Microsoft sebagai produsen alat permainan video game (console) untuk merilis game yang mendapatkan rating AO ini sehingga pembuat game melakukan sedikit penurunan atau mengurangkan atau melunakkan game buatannya dari beberapa unsur diatas agar mendapatkan rating M sehingga game mereka bisa dirilis di console tersebut. Beberapa game yang mendapatkan rating AO ini adalah Grand Theft Auto : San Andreas dan Manhunt 2. Rating ini mulai digunakan pada tahun 1994.


7.) 

Bicara soal game yang mendapatkan rating ini, berarti game tersebut telah didaftarkan dan sedang menunggu penilaian akhir dari ESRB. Tentu saja game tersebut belum akan dirilis sebelum hasil penilaian akhir ESRB, maka rating RP ini baru hanya akan muncul pada iklan game tersebut dan baru setelah hasil akhir penilaian telah didapatkan dan game akan dirilis maka rating ini akan diganti dengan rating nilai ESRB.



8.) 

Untuk game yang mendapatkan rating ini, sebenarnya hampir sama dengan game yang mendapatkan rating E atau EC. Mengapa? Karena isi dari game yang mendapatkan rating ini masih banyak mengandung unsur edukasi walaupun masih sedikit dibumbui dengan konten kekerasan namun masih dalam batasan normal. Game ini pun juga berisikan game yang dimainkan untuk pemain anak-anak yang beranjak dewasa. Contoh game yang mendapatkan rating ini adalah salah satunya Super Mario Bros.


Nah.....bagaimana sobat gamers mengenai pembahasan rating game diatas. Apakah ada salah satu game yang pernah dimainkan oleh sobat gamers?? Pessan saya cuman satu,,,boleh kita mengandrungi sebuah game,,namun ingat jangan pernah meniru ataupun mengadopsi semua konten yang ada pada game ke dalam kehidupan nyata karena itu hanya sebuah fiksi atau karangan belaka.

Semoga artikel ini bermanfaat ya sobat gamersssss...sampai ketemu di artikel berikutnya ya......




Kamis, 20 Maret 2014

Serba-Serbi "Flappy Bird"


  Siapa yang tidak mengenal game yang satu ini? Sebuah game dengan fitur sederhana (grafik 8 bit) mampu meraih kesuksesan yang cukup dibilang instan. Semua kalangan pun ikut serta dalam memainkan game ini dari mulai anak-anak, dewasa bahkan orang tua sekalipun ikut andil dalam memainkan game ini. Ya itu dia!! Game Flappy Bird telah menjadi sebuah fenomena global dalam dunia gamer saat ini. Tanpa melakukan promosi besar-besaran bahkan cenderung tak ada, game ini mampu meraih sukses besar hanya dengan menawarkan sebuah permainan yang memang cukup sulit untuk dimainkan sehingga membuat user cukup frustasi, walaupun sederhana dari sisi grafis dan tanpa desain dalam tahapan levelisasinya.

Game ini telah banyak 'meracuni' orang untuk terus kecanduan terhadap game ini. Pasalnya, game yang satu ini memberikan suntikan adiktif yang tak tertahankan bagi pemainnya. Selain itu, game ini memberikan rasa kesal, banyak pemain yang masih tetap memainkannya demi skor tertinggi. Apalagi skor tinggi tersebut bisa didapatkan, para pemain akan dengan bangga memamerkannya kepada teman-temannya.

Popularitas game ini pun tidak hanya ramai dibicarakan oleh para pemainnya tetapi juga menjadi viral di situs jejaring sosial dan forum-forum internet. Bahkan majalah "Time" dan "Forbes" pun membahas game ini. Tak heran jika game ini "sempat" menjadi tren tersendiri di dunia teknologi.

Nah,,mungkin dirasa cukup untuk intermezzonya...berikut akan saya ulas sedikit mengenai sejarah lahirnya Flappy Bird, mulai dari siapa pembuatnya, alasan dibuatnya game ini, sampai berakhirnya masa emas game ini. Semua akan saya kupas tuntas..tas...tas... 

>> Sejarah Terbentuknya Flappy Bird

1. The Developer Indie

Yaapp...dia adalah "dalang" dibalik lahirnya game Flappy Bird. Namanya adalah Mr. Dong Nguyen. Ia adalah seorang developer game indie dengan perusahaannya yang dinamakan Gears Studio. Ia mengaku membuat Flappy Bird sendirian saja tanpa bantuan siapapun. Dirinya adalah seorang programmer berusia 28 tahun berkebangsaan Vietnam. Dan tujuan awal dari pembuatan game ini adalah untuk dimainkan ketika sedang mendapati waktu senggang, namun ternyata berbanding 180 derajat dari semua ekspektasinya itu.

Ia adalah sosok yang cenderung pemalu dan rendah diri. Makanya sampai saat ini, masih jarang sekali kita temui foto-fotonya di berbagai media. Ia mengaku bahwa karakter burung di Flappy Bird itu sesungguhnya sudah dibuat dari tahun 2012 untuk dipakai di sebuah game namun batal. Ia menyatakan bahwa membuat game semacam Flappy Bird ini hanya butuh waktu dua sampai tiga hari saja.

Pria yang masih tinggal bersama orang tua nya di Hanoi ini menyatakan bahwa ini semua murni tentang game, bukan ornamen ataupun dekorasi. Setelah meledaknya game buatannya, ia mengatakan sempat menarik diri dari internet dan belum memeriksa kotan surat elektroniknya dalam berhari-hari. Ia juga tengah cuti dari pekerjaanya, menulis firmware bagi perangkat keras komputer canggih. Hmmm...kasihan juga ya.

Dong nguyen memang boleh dibilang adalah sosok yang aneh. Saat game buatannya mencapai kesuksesan, ia bukannya senang namun malah sebaliknya. Malah dia meminta media untuk menjauhi dirinya. Twitter Nguyen di @dongatory saat ini sudah di follow sekitar 115 ribu pengguna twitter. 

2. Asal-Usul Lahirnya Flappy Bird

Asal-usul Flappy Bird mulai terlihat pada 6 November 2012. Saat itu Nguyen membagikan gambar di twitter tentang game yang sedang ia kerjakan.


Jika melihat sisi kiri gambar diatas, anda akan melihat burung yang kemudian jadi karakter utama di flappy bird. Namun, kala itu Nguyen tidak menyebut judul game yang sedang ia garap. Kemudian pada 29 April 2013, Nguyen kembali membagikan gambar dari sebuah game yang dibuatnya dengan judul "Flap-Flap" untuk platform Apple iOS. "Game baru yang sederhana, Flap-flap," tulis Nguyen di akun twitternya.


Flap-flap mengadopsi gaya visual permainan nintendo. Sebulan berlalu, ternyata nama aplikasi Flap-flap sudah ada di toko aplikasi Apple, App Store. Lalu Nguyen mengganti nama game itu menjadi "Flappy Bird". Pada saat itu juga ia berkicau tentang skor tertinggi yang diraihnya pada Flappy Bird, yaitu 44.

Dalam rentang 25 Mei s/d 31 Oktober 2013 Flappy Bird hanya mendapat 13 ulasan dari pengguna.Kebanyakan ulasan ini bisa disebut ditulis seadanya. Pendek kata, pengguna tidak meluangkan waktu besar untuk menulis ulasan Flappy Bird sepenuh hati. Dan Nguyen memperbaharui Flappy Bird pada September 2013, namun game ini masih mengalami beberapa bug di dalamnya.

Flappy Bird masih "biasa-biasa" saja dalam waktu enam pekan. Lalu, sesuatu yang mengejutkan mulai terjadi. Menurut data analisis aplikasi App Annie, Flappy Bird masuk urutan ke 1.469 dari kategori aplikasi "keluarga" pada 29 Oktober 2013, yang berarti itu adalah game keluarga paling populer di App Store di urutan 1.469 untuk kawasan Amerika Serikat (AS).

Pada 14 November, urutan Flappy Bird naik menjadi ke 1.386 di App Store kawasan AS, menurut dara App Annie. Setelah itu, game itu terus naik ke peringkat ke 393 dalam kategori keluarga. Permainan mulai mendapatkan traksi. Jumlah ulasan juga meningkat. Flappy Bird berhasil mendapatkan 20 ulasan pada bulan November. Banyak dari mereka yang menyatakan hubungan cinta dan benci dengan Flappy Bird.

Pada 3 Desember 2013, Flappy Bird berhasil masuk ke urutan ke 74 di kategori keluarga dan urutan ke 395 dalam kategori game di App Store kawasan AS. Nguyen kembali memakai twitter pada 11 Desember. Dia membalas mention pengguna yang menginginkan Flappy Bird hadir untuk platform Android. Flappy Bird terus meningkat, naik ke urutan ke 259 untuk kategori aplikasi gratis di AS, urutan ke 80 untuk kategori game di AS, dan peringkat ke -14 untuk kategori keluarga.

3. Masa emas flappy bird

Popularitas flappy bird terus menanjak pada Januari 2014. Tepatnya 10 Januari 2014 game ini mencapai terobosan karena berhasil masuk daftar top 10 di App Store kawasan AS. Bisa masuk dalam daftar top 10 aplikasi di App Store AS adalah hal yang sulit bagi para pengembang. Nguyen menjawab pertanyaan yang kerap di lontarkan kepada dirinya tentang apa yang telah dilakukannya untuk meningkatkan popularitas Flappy Bird, dan dia menjawab, "tidak melakukan promosi".

Sejak 13 Januari 2014, tingkat pengunduhan Flappy Bird tumbuh 136 persen dari hari ke hari. Menurut perusahaan analisis aplikasi Distimo, Flappy bird menjadi aplikasi gratis nomor 1 di App Store kawasan AS pada 17 Januari 2014.

Setelah sukses di platform iOS, Nguyen mengumumkan bahwa Flappy Bird tersedia untuk Android pada 22 Januari 2014. Hanya dalam waktu sepekan, Flappy Bird menjadi aplikasi paling banyak di undih di google play store. Media besar sekelas "Forbes" dan "Time" membuat artikel untuk mengulas game ini. Di Twitter ada sekitar 500.000 pembicaraan tentang Flappy Bird pada 25 Januari 2014, menurut data Topsy.

Pada 1 Januari 2014, Flappy Bird menjadi game gratis no 1 di App Store di 53 Negara. Akun resmi App Store sampai melontarkan kicauan tentang Flappy Bird.



4. Keuntungan

Nguyen mengatakan kepada blok teknologi The Verge, Flappy Bird telah menghasilkan uang 50.000 Dollar AS atau sekitar 600 juta per hari dari hasil iklan-iklan yang muncul pada game tersebut. Coba bayangkan berapa kekayaan Nguyen pada saat itu ya??? Namun Nguyen mengaku tidak akan kemaruk. Ia tidak mau lagi menambahkan lagi iklan di Flappy Bird.

Sejak adanya pernyataan itu, akun twitter nya makin sering diusik oleh pengguna, pengembang, hingga pengamat. Mulanya ia menanggapi pertanyaan dengan diplomatis dan humoris. Namun lambat laun, Nguyen merasa hidup tenangnya terganggu. Ia mengatakan, ia menerima kicauan yang bernuansa kebencian, ancaman kematian, hingga pelecehan yang berulang kali terjadi.

5. Tuduhan "meng-cloning" game lain.

Ada fakta menarik dibalik terciptanya game ini. Jika diawal tadi sudah saya bahasa mengenai awal terciptanya game ini, kali ini akan saya coba bahas mengenai fakta lain mengenai game ini. Jadi, ada anggapan bahwa game yang satu ini rupanya hasil plagiarisme dari permainan yang lebih dahulu lahir. Hal ini muncul pertama kali di situs Reddit dimana pengguna bernama Orthopedux yang menjadi penemunya.

Dalam situs tersebut, Orthopedux menyatakan bahwa ide dari pembutan game Flappy Bird sudah ada sejak 2011 lalu lewat sebuah game bernama "Piou Piou". Para member Reddit pun memberikan pendapat serupa. Bahkan ada yang meng-klaim  bahwa usia game yang ditiru Flappy Bird itu sudah ada di Facebook sejak 2009 lalu.




Benar saja, game Piou Piou memang sudah ada pada tahun itu. Hal ini berdasarkan situs resminya yang berbahasa Perancis, "http:'//zanorg.com/-erm=423". Game ini sendiri mirip dengan Flappy Bird dimana pemain harus klik burung agar tetap terbang dan tidak jatuh. Beda dengan Flappy Bird yang harus menghindari pipa hijau, di game ini burung harus menghindari kaktus baik yang datang dari atas maupun bawah. Permainan Piou Piou sendiri terbilang lebih mudah dibanding dengan Flappy Bird. Bahkan meski burung kena kaktus, tidak akan langsung mati asalkan masih bisa bertahan.

Ya...kita tak pernah tahu mana yang benar. Tapi yang penting adalah "berapa skor tertinggi mu?" hahaha....

6. Kematian Flappy Bird

Beberapa jam setelah Nguyen merilis pembaruan Flappy Bird, tampak nya ia mulai membenci game tersebut. Kebencian Nguyen pada Flappy Bird terlihat pada 8 Februari 2014. Ia mengatakan, bahwa "Flappy Bird adalah keberhasilan saya. Tetapi ia juga meruntuhkan kehidupan sederhana saya." tulis Nguyen di akun twitter nya.

Sekitar pukul 02.00 pagi waktu Hanoi, tanggal 9 Februari 2014, Nguyen membuat pengumuman yang sangat mencengangkan. Ia akan mencabut Flappy Bird dari toko aplikasi App Store dalam waktu 22 jam kemudian.


Tanggal 10 Februari 2014, pada pagi hari, Flappy Bird sudah tidak bisa dicari ataupun diunduh dari App Store dan Play Store. Akun twitter Nguyen kembali diseraang berbagai pernyataan dan dia tetap diam. Spekulasi lain pun juga muncul bahwa Forbes mencatat Flappy Bird memiliki kesamaan visual dengan Super Mario Bros buatan Nintendo, juga desain karakter burung serupa  ikan terbang bernama "cheep-cheep" yang muncul dari seri ketiga game Nintendo tersebut. Latar belakang dan gaya grafis ala konsol game 8-bit jadul seakan melengkapi kemiripan yang ada. Bahkan, suara yang muncul ketika burung melewati celah pipa juga mirip dengan suara ketika Mario mendapatkan koin.

Nguyen beralasan bahwa sebenarnya game ini dibuat untuk kegitan bersantai para pemainnya. Nguyen tidak bermaksud membuat Flappy Bird menjadi permainan yang adiktif. Nah, pada saat tujuannya melenceng, Nguyen memutuskan untuk menarik Flappy Bird. 

Pemuda asal Vietnam itu juga menjelaskan bahwa rasa bersalah membuat benyak pengguna ketagihan pada game tersebut, membuatnya mantap keputusan. Popularitas game ini merusak hidupnya yang sederhana. Nguyen mengatakan bahwa ia tidak akan menjual Flappy Bird, tetapi ia akan terus membuat game.

7. Fakta Terkini

Kini Flappy Bird hanya tinggal sejarah saja. Sang pengembang tampak serius dalam menghentika game ini dan tidak berniat untuk menghadirkan kembali di suatu hari nanti. Padahal game ini belum berusia setahun di platfor iOS dan belum genap sebulan di Android. Dan yang lebih menyedihkan lagi gagalnya game ini hadir di Windows Phone. Sebuah dilema bagi game yang mendulang kesuksesan. 

Kini, ia sedang melakukan proses pemebuatan lagi untuk game selanjutnya. Kita nantikan saja apakah game buatannya yang berikutnya akan mampu menyedot perhatian sama dengan game buatan sebelumnya atau bahkan jauh dari ketenaran si Faby (nama karakter burung di Flappy Bird)?? we'll see guys....

Sumber :

http://yokimerkuri0604.blogspot.com/2014/02/sejarah-game-flappy-bird.html
http://tekno.kompas.com/read/2014/02/13/1830492/Kronologi.Flappy.Bird.dari.Kelahiran.hingga.Kematian
http://portal.paseban.com/news/149212/game-flappy-bird
http://syifaulinsan.blogspot.com/2014/02/sejarah-asal-mula-game-flappy-birds-dan.html




Selasa, 18 Maret 2014

Sejarah Perkembangan Game di Dunia

         


   Sebelum masuk ke dalam bagian inti yaitu sejarah dari game (permainan) itu sendiri, ada baiknya saya awali dengan mengupas sedikit definisi dari game itu sendiri. Game berasal dari kata bahasa inggris yang memiliki arti dasar Permainan. Permainan dalam hal ini merujuk pada pengertian "kelincahan intelektual" (intelectual playability). Game juga bisa diartikan sebagai arena keputusan dan aksi pemainnya. Ada target-target yang ingin dicapai pemainnya

  Kelincahan intelektual, pada tingkat tertentu merupakan ukuran sejauh mana game itu menarik untuk dimainkan secara maksimal. Pada awalnya, game identik dengan permainan anak-anak. Kita selalu berpikir game merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak yang dapat menyenangkan hati mereka. Dengan kata lain, segala bentuk kegiatan yang memerlukan pemikiran, kelincahan.

    Jadi, bermain game adalah suatu proses "fine tuning" (atau penyamaan frekuensi) dari logika berpikir anak-anak kita dengan logika berpikir aplikasi komputer yang canggih tadi. Pada saat bersamaan, game juga secara nyata mempertajam daya analisis para penggunanya untuk mengolah informasi dan mengambil keputusan cepat nan jitu.


>> Sejarah Game

   Pada tahun 1947 adalah tahun pertama dimana game didesain untuk dimainkan dengan layar CRT (cathode ray tube). Game sederhana ini dirancang oleh Thomas T.Goldsmith Jr. dan Estle Ray Mann. Aplikasi ini dipatenkan pada tanggal 14 Desember 1948. Sistem yang dibuatnya terdiri dari 8 vacum tubes dan mensimulasikan peluru ditembakkan pada target, ide ini berasal dari display radar pada Perang Dunia II. Beberapa knop disediakan untuk mengatur kurva dan kecepatan titik yang mewakili peluru. Karena pada waktu itu grafik belum bisa dibuat, target penembakan pada sebuah lapisan yang kemudian ditempelkan pada CRT. Hal ini adalah sistem pertama yang secara spesifik didesain untuk game pada CRT.

    Banyak yang bilang bahwa penemu video game adalah William Higinbotham. Pada tahun 1952, A.S. Douglas membuat OXO, game grafis noughts and crosses atau nol dan silang, di University of Cambridge untuk mendemonstrasikan tesisnya tentang interaksi komputer dan manusia. Permainan ini bekerja pada komputer besar menggunakan CRT Display. Perangkat game portable genggam yang pertama dibuat adalah Tic-Tac-Toe di tahun 1972 oleh Waco COmpany.

    Tahun 1958 menciptakan game Tennis for Two pada osiloskop. Game ini menampilkan lapangan tenis sederhana dipandang dari samping. Bola seakan dipengaruhi oleh gravitasi dan harus melewati net/jaring. Dengan dua kontrol yang masing-masing dilengkapi knop untuk mengarahkan bola dan sebuah tombol untuk memukul bola sampai melewati net.

  Tahun 1972 dirilis perangkat video game pertama untuk pasar rumahan, Magnavox Odyssey, dihubungkan dengan televisi. Meski tidak sukses besar, perusahaan lain dengan produk yang sama harus membayar lisensi. tetapi, kesuksesan menjemput sejak Atari meluncurkan Pong sebuah video game ping-pong pada 29 November 1972. Berangkat dari sini, video dan komputer game menjadi populer dan hobi baru di saat PC baru saja mulai dikenal dan dipakai secara luas.

Nah..untuk lebih jelasnya akan saya jelaskan secara rinci.....

>> Game Generasi Pertama

Tahun 1972, pada saat itu belum mengenal konsol atau game komputer, yang mereka tahu adalah video game, yaitu sebuah permainan elektronik yang menampilkan gambar bergerak (video). Sebuah perusahaan bernama Magnavox meluncurkan video game pertama, yaitu Odyssey. Tak lama setelah itu sebuah game arcade legendaris Atari berjudul "Pong" muncul. Pong merupakan sebuah game sederhana yang mengambil konsep permainan tenis, satu bola dan 2 papan kiri dan kanan, pemain sebisa mungkin harus berusaha mengembalikan bola ke daerah lawan. Atari merilis Pong dalam bentuk sebuah mesin ding dong bernama Sears. Tahun 1975, Magnavox menyerah dan menghentikan produksi Odyssey. Sebagai gantinya, mereka mengikuti jejak Atari, memproduksi mesin ding dong bernama Odyssey 100, yang khusus menyajikan game Pong.




>> Game Generasi Kedua

Tahun 1976, Fairchild mencoba menghidupkan kembali dunia video game dengan menciptakan VES (Video Entertainment System). VES adalah mesin pertama yang disebut ”konsol”. Konsol ini menggunakan kaset magnetik yang disebut cartridge. Nah, konsep ini kemudian diikuti oleh beberapa produsen lain, termasuk Atari, Magnavox, dan RCA, ketiga perusahaan tersebut juga merilis konsol serupa. Fairchild VES, pertama di dunia yang menggunakan media cartridge.

Tahun 1977, dunia konsol menjadi tidak populer, game-game yang ada tidak berhasil menarik minat. Fairchild dan RCA mengalami kebangkrutan. Praktis, hanya ada Atari dan Magnavox yang masih bertahan di dunia video game.

Tahun 1978, Magnavox meluncurkan Odyssey 2, seperti halnya Odyssey pertama, konsol ini pun gagal menjadi hit. Tak lama berselang, Atari meluncurkan konsol legendaris, Atari 2600, yang terkenal dengan game Space Invaders-nya. Tahun 1980, berbagai produsen konsol muncul, dan mereka mengambil Atari 2600 sebagai konsep dasar, perkembangan dunia game pun semakin pesat.

Tahun 1983, dunia video game kembali ambruk. Game-game yang kurang kreatif membuat konsol kembali mendapat sambutan dingin, apalagi, PC saat itu menjadi semakin canggih. Orang lebih memilih membeli PC ketimbang konsol video game, selain untuk bermain, PC juga produktif untuk bekerja. Game-game komputer (PC Game) semakin berkembang pesat, hingga saat ini. Pelopor PC ber-game saat itu adalah Commodore 64, konsol sekaligus personal computer yang menyediakan tampilan grafis 16-warna dan memiliki kapasitas memori jauh lebih baik dari konsol video game model apa pun. Atari 2600, sempat hit tahun 80-an. Memiliki “adik” bernama Atari 2600 Jr.


>> Game Generasi Ketiga

Tahun 1983, perusahaan bernama Famicom (Jepang) menciptakan gebrakan baru, sebuah konsol bernama Famicom/Nintendo Entertainment System (NES) dirilis di akhir 1983. Konsol ini menampilkan gambar dan animasi resolusi tinggi untuk pertama kalinya. Setelah mendapat sambutan hangat di Jepang, Famicom memperluas pemasarannya ke Amerika, yang dikenal dengan NES (Nintendo Entertainment System). Nintendo memiliki chip pengaman pada cartridge game mereka, dengan demikian seluruh game yang akan dirilis haruslah seijin developer Nintendo. Dan akhirnya, muncul sebuah game legendaris, Super Mario Brothers, yang dibintangi karakter fenomenal yang tetap eksis hingga kini, Mario. Famicom dari Nintendo, berhasil merajai pasar videogame di era generasi ketiga. 



>> Game Generasi Keempat

Tahun 1988, NES mendapat sambutan hangat di seluruh dunia, dan sebuah perusahaan bernama Sega mencoba menyaingi Nintendo. Sega merilis konsol next-generation mereka, Sega Mega Drive (yang juga dikenal dengan Sega Genesis). Konsol ini menyajikan gambar yang lebih tajam dan animasi yang lebih halus dibanding NES. Konsol ini cukup berhasil memberi tekanan, tetapi NES tetap bertahan dengan angka penjualan tinggi.

Tahun 1990, Nintendo kembali menggebrak dengan konsol next-gen mereka, SNES (Super Nintendo Entertainment System). Selama 4 tahun, Nintendo dan Sega menjadi bebuyutan, meskipun ada beberapa produsen seperti SNK dengan NeoGeo-nya, NEC dengan TurboGrafx-16 dan Phillips CD-i, tapi kedua konsol mereka begitu handal dan populer. Rivalitas yang legendaris, Super NES dan Mario Brothers sebagai ikonnya melawan SEGA Mega Drive dan Sonic the Hedgehog sebagai ikonnya.

                                             


>> Game Generasi Kelima

Tahun 1990-1994, Sega dan Nintendo tetap bersaing. Berbagai game fenomenal dirilis. SNES menyertakan chip Super FX pada cartridge mereka, dan Sega menggunakan Sega Virtual Processor, keduanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas grafis dari game. Alhasil, SNES dan Sega saling beradu dengan game-game keren seperti Donkey Kong Country (SNES) dan Vectorman (Sega).

Tahun 1993, sebuah perusahaan ternama, Panasonic, merilis konsolnya yang bernama Panasonic 3DO. Ini adalah konsol pertama yang menggunakan CD sebagai pengganti cartridge. Harganya yang sangat mahal membuat konsol ini tidak populer, 3DO tidak bertahan lama dan harus segera menghentikan produksinya. Panasonic 3DO, konsol game pertama yang menggunakan media CD.

Tahun 1994, Atari kembali meluncurkan konsol baru untuk menandingi Nintendo dan Sega. Atari Jaguar jelas jauh lebih canggih ketimbang NES maupun Mega Drive, tetapi penggunaannya yang sulit menjadi batu sandungan, belum lagi, pada tahun yang sama, Sony merilis konsol super legendaris, PlayStation. Atari bangkrut dan akhirnya melakukan merger. Konsol basis CD yang pertama kali menuai sukses adalah Sony PlayStation. Konsol Jepang ini segera mendapat sambutan hangat, dan hingga saat ini, PlayStation sudah terjual ratusan juta unit. PlayStation yang juga disebut PS-One merupakan konsol terlaris sepanjang masa. Sega dan Nintendo tampaknya menyadari ketertinggalan mereka dari Sony. Sega kemudian merilis Sega Saturn, dan Nintendo mengeluarkan Nintendo 64.

Ini dia sang Sony Playstation generasi pertama kawan!!

                                                                 

>> Game Generasi Keenam

Tahun 1998, Setelah jatuhnya Nintendo dan Sega, kini dunia konsol jadi milik Sony. PlayStation menjadi raja dan bisa dibilang tidak memiliki pesaing. Sega mencoba meluncurkan Sega Dreamcast untuk mematahkan dominasi Sony, tetapi kembali gagal, akhirnya pada tahun itu juga, Sega mengundurkan diri dari dunia produsen konsol.

Tahun 2000, Sony semakin ’merajalela’ ketika mereka berhasil merilis konsol barunya, PlayStation 2, yang sudah berbasis DVD. Nintendo mencoba bertahan di dunia konsol dengan merilis GameCube. Konsol ini tidak menggunakan DVD 12 cm biasa, melainkan DVD yang berukuran lebih kecil, yaitu 8 cm. Ukuran keping medianya yang lagi-lagi nyeleneh membuat GameCube kurang populer. Satu-satunya pesaing serius PlayStation 2 adalah Xbox. Sebuah konsol keluaran Microsoft ini menggebrak dengan tampilan visual yang sangat tajam dan berkualitas yang kala itu lebih menarik dibanding dengan PlayStation 2. Sayangnya game-game Xbox ternyata tidak sepopuler PlayStation 2. Satu game Xbox yang menjadi hit dan cukup fenomenal yaitu Halo. Karena game ini udah memanfaatkan fasilitas ‘unggul’ dari Microsoft, yaitu Xbox Live.


>> Game Generasi Ketujuh

Tahun 2005, Boleh dibilang, Xbox terlambat meluncur ke pasaran dibanding PlayStation 2, dan support game-game tenar juga sangat minim. Tetapi, Microsoft seolah belajar dari kesalahannya. Pada saat Sony masih melakukan riset untuk konsol PlayStation 3 yang menggunakan Blu-Ray, Microsoft kali ini telah mengambil seribu langkah lebih cepat. Xbox 360, konsol generasi terkini yang memanfaatkan media HD-DVD.

Tahun 2006, Xbox 360 hadir dengan segudang fitur istimewa, mulai dari grafis, hingga titel-titel game terkenal. Di antaranya Best Game of The Year s2006 versi beberapa situs game terkemuka, Gears of War. Apalagi, Xbox Live semakin disempurnakan, dan mendapat sambutan luar biasa dari para gamer. Kali ini, giliran Sony yang terlambat. PlayStation 3 dirilis pada November 2006, selang seminggu sebelum Nintendo meluncurkan terobosannya, yaitu Nintendo Wii. Posisi PlayStation 3 kurang menguntungkan, selain karena Xbox 360 sudah keburu tenar duluan, Wii juga menawarkan inovasi pada stik kontrol mereka yang ’motion sensitive’. Apalagi, harga konsol terbaru Sony itu merupakan yang paling mahal dibanding dua pesaingnya. Alhasil, penjualan PlayStation 3 menjadi yang terendah di bawah Xbox 360 dan Wii. Xbox 360, Wii, Playstation 3, menjadi pesaing tetap dari generasi sebelumnya.



>> Game Generasi Handled

Merebaknya popularitas game membuat berbagai perusahaan elektronik berusaha membuat terobosan baru. Di antaranya adalah membuat sebuah mesin game berukuran kecil, yang bisa dibawa ke mana pun. Belakangan, konsol pun dibuat mini, serupa dengan handheld, tentu saja, ini merupakan sebagian terobosan besar yang tidak boleh dilupakan dalam sejarah game.
Tahun 1976-1979, sejarah video game saku ini bermula, beberapa piranti dari Mattel dirilis ke pasaran, tetapi tidak begitu populer. Demikian pula dengan handheld buatan Milton Bradley yang dilempar ke pasaran.

Tahun 1998-2000, Sony merilis PocketStation dan memberikan kejutan besar di dunia konsol. Handheld ini memiliki kualitas visual yang jauh lebih baik dibanding handheld lain yang ada di pasaran. Salah satu pentolan Nintendo, Gumpei Yokoi, memutuskan untuk keluar dan bergabung dengan Bandai, kemudian merilis WonderSwan dan WonderSwan Color. Nokia NGage QD, usaha pabrikan ponsel Nokia merambah industri game. 

Tahun 2001, Game Park GP32 muncul. Handheld buatan Korea ini sangat unik, selain fitur multimedia, pemiliknya bisa mendesain aplikasi dan game sendiri untuk GP32. Nintendo juga merilis Game Boy Advance pada tahun yansg sama. Bahkan, Nokia produsen ponsel yang tidak asing bagi Anda, merilis handheld Nokia N-Gage. Ini merupakan ponsel sekaligus piranti game yang lengkap dengan fitur-fitur multimedia dan interkonektivitas, seperti Bluetooth. Dan juga pada tahun ini, dirilis Game Boy Advance SP dengan model yang cantik, solid, dan padat. 

Tahun 2004-2006, Sony merilis handheld pertama yang menggunakan cakram bernama PSP dan dibarengi dengan hadirnya Nintendo DS, yang menggunakan konsep dual screen (layar ganda). Disusul oleh Game Boy Micro dan Game Park XGP. Nintendo DS Lite dan Pelican VG Pocket Caplet menjadi handheld terbaru yang dilempar ke pasaran.





Nah...sekarang sudah tahu kan cikal bakal game itu seperti apa. Jadi, selain memilih game yang kamu suka,,kawan-kawan juga harus bisa memilih waktu-waktu yang tepat untuk bermain game. Jangan sampai menyita waktu sekolah dan belajar kalian ya....

Semoga artikel ini bermanfaat.......


NB : Sumber : 

http://dennymuharomariawan.wordpress.com/2012/03/15/sejarah-perkembangan-game/
http://agtamann-crank.blogspot.com/2013/06/sejarah-perkembanganvideo-game-dan.html